seni hidup

seni hidup (the art of living)

artikel

2 Hanya Keyakinan Diri yang Dianggap Benar?

Posted by amos on November 22, 2010 at 7:42 AM

Seni Hidup 2:  Hanya Keyakinan Diri yang Dianggap Benar?


Sudah ratusan atau bahkan ribuankali saya atau anda mungkin pernah terlibat dalam perselisihan atau perbedaan pandangandengan orang lain. Sebab memang hidup tidak selalu selaras antara pihak-pihakyang ada di dunia ini. Asal mula perdebatan itu sendiri adalah bahwa keduabelah pihak atau masing-masing pihak berniat untuk meyakinkan bahwa keyakinandirinya pada suatu konsep kebenaran adalah lebih benar dibandingkan denganpihak lain atau lawan bicara. Ini bisa jadi adalah hal yang wajar sebabkebenaran yang melekat pada masing-masing pihak itu dibentuk dari latarbelakang yang berbeda. Bukankah kita selalu begitu dan memang begitulah adanyamanusia secara dasariah merasa bahwa apa yang diyakininya sendiri adalah benar.


Hal ini kemudian menjadi sumberbagi perbedaan-perbedaan pemahaman yang saling berseberangan antara manusiayang satu dengan manusia yang lain. Secara analogi kita melihat bahwa di duniaini ada anonim bagi segala sesuatu misalnya kiri dan kanan, gelap dan terang,besar dan kecil, dan lain sebagainya. Bagian kiri tidak bisa menjadi bagiankanan, dan gelap tidak pernah akan bisa menjadi terang atau sebaliknya begitu. Iniadalah sebuah paradoks di mana kedua-keduanya ada sebagaimana mereka ada dalamkondisi yang bertentangan. Seperti magnet yang kedua kutubnya salingbertolakan. Jadi bisa saya asumsikan sedikit bahwa perbedaan yang tidak bisabertemu adalah hukum alam atau sebuah realitas yang sesungguhnya ada di duniaini.


Ada memang usaha-usaha manusia yangmau dan mencoba berpikir untuk menjembatani perbedaan-perbedaan tersebut, namunakhirnya jembatan itu sendiripun menjadi sebuah kebenaran atau bahkan keyakinantersendiri. Sangat sederhana untuk memahami pandangan ini seperti yangdisampaikan dalam teori dialektis filsafat Hegel. Di mana ada thesis akan adaantithesis yang menjadi sinthesis baru. Dan sinthesis itu menjadi thesis baruyang menimbulkan lagi antithesis dan demikian seterusnya sampai menuju padakesempurnaan. Artinya akan selalu ada lawan dari pemikiran-pemikiran yangberkembang yang menghasilkan pemikiran baru yang lebih terintegratif dari keduanya. Tentu saja teori ini adalah hal yang baik, namun tidak bisamenghilangkan pertentangan itu, malah merangkulnaya sebab hal itu memang sudahterjadi secara alamiah.


Pertentangan mungkin bisa hilangjika manusia tidak lagi berkeyakinan. Namun saya tidak bisa membayangkan jikamanusia tidak berkeyakinan, tidak memiliki identitas, tidak ada rasa dan semuaimplikasi hidup manusia yang tidak berkeyakinan. Namun itu tidak mungkin.Seperti menguras lautan dengan gayung jika kita ternyata memiliki niat hendakmenghilangkan keyakinan di benak manusia. Manusia tidak bisa melepaskankeyakinan sebab melalui keyakinanlah manusia menemukan identitas dirinya.Manusia bisa merubah keyakinan namun sesungguh tidak bisa menghilangkankeyakinan. Bahkan jika disebut yang tidak berkeyakinanpun mereka juga berkeyakinanyang sedemikian yakni berkeyakinan tanpa keyakinan. Itu wajar dan semua manusiadalam realitas yang sesungguhnya adalah begitu.


Dalam tulisan ini saya tidakmencoba untuk memberikan penilaian tentang baik dan buruk namun hanya mencobamenjelaskan realitas ini kepada anda. Realitas apa? Yakni bahwa manusia hanya mau percaya pada apa yang ingindipercayainya. Dengan kata lain setiapmanusia hanya yakin pada apa yang diyakininya. Sayapun demikian. Dan di luarapa yang mau dipercayainya itu itu tidak ada bagi dirinya. Dan ketidakadaaninilah yang kemudian menjadikan manusia hanya berpikir satu arah saja. Sehinggasecara natural manusia kemudian tidak pernah memikirkan kemungkinan-kemungkinanbahwa lawan bicaranya memiliki susunan, asumsi, latar belakang yang berbedadari dirinya yang juga adalah kebenaran dalam versinya sendiri.Atau jika pemahamanmanusia itu sudah lebih jauh, ia tahu ada keyakinan lain namun tidak adamanusia yang bisa meniadakan keyakinan dirinya demi keyakinan orang lain, dantetap pembelaan itu ada pada keyakinan dirinya sendiri.


Lalu bagaimana sebenarnya sistem keyakinanitu bekerja di dalam diri manusia? Ini sangat penting unuk mengetahui jawaban persoalandi atas. Mengapa kita  bersikukuh padapandangan diri sendiri? Alasannya sebagai berikut: Pertama) Bahwa hal itubersifat alamiah seperti yang telah dijelaskan di atas. Faktor alamiah tidakbisa ditentang. Bisa dikendalikan tidak bisa dihilangkan. Bisa diubah namunesensinya tetap ada. Seperti dengan apapun air bercampur, dan apapun kemudiannama dari air itu disebut, ia tetap adalah air. Ini adalah esensi. Manusiaberkeyakinan adalah sebuah esensi yang tidak bisa dirubah. kedua) Bahwa benar atausalah kehidupan seseorang hal itu dipengaruhi oleh latar belakang danpengalaman yang membentuk keyakinan manusia itu yang tentu saja berbeda antara manusiayang satu dengan yang lain. Sehingga kebenaran yang menjadi keyakinan itubersifat kontekstual sesuai dengan diri pribadi seseorang. Apa yang dalamanggapan saya benar bisa jadi tidak menurut anggapan orang lain namun inimemang sulit dipahami. Salah satunya kebenaran yang diperdebatkan sebagaikeyakinan seringkali bersifat menaklukkan.


Misalnya saya bertemu denganorang yang mengatakan Tuhan tidak ada dan yang satu lagi mengatakan Tuhan ada.Dua-duanya berpegang teguh pada argumentasi dirinya sendiri. Saya bisa menjelaskankedua-duanya baik dari sisi Tuhan ada maupun tidak ada dalam bahasa yangdimengerti oleh kedua-duanya. Namun ketika sudah sampai pada kesimpulan,kedua-duanya masih bersikukuh pada pandangannya masing-masing yakni yang satutetap pada pandangan Tuhan ada dan yang lain tidak ada. Prinsip dasarnya sederhana bahwa manusia hanya mau percaya pada apayang mau dipercayainya. Jadi ini bukan alasan pengetahuan akan kebenaran semata,namun melibatkan ego. Lebih jauh ini adalah sebuah identitas diri yaitu keyakinanyang dipahaminya. Dan lebih jauh lagi tidak ada manusia yang mau ditaklukkanoleh kebenaran yang lain. Akal sehatpun akan berhenti berfungsi ketika kitaberbicara tentang keyakinan akan kebenaran.


Saya berdebat dengan banyak orangIslam mengenai Trinitas yang mereka sangka sebagai ketuhanan yang tidak logis.Seorang sepertinya ahli dalam ilmu Fisika menjelaskan panjang lebar bagaimanahal itu dan kemudian menjelaskan bahwa itu tidak logis. Sejujurnya saya tidakpaham dengan istilah-istilah yang digunakannya. Namun ini bukan isu saya.  Isunya adalah saya mau mencoba menjelaskansedikit logika Trinitas kepada orang tersebut. Sebelum memulainya saya bilang:“Saya tidak mencoba menceritakan pada anda bahwa Trinitas benar menurutkeyakinan anda. Saya hanya mau bilang bahwa pandangan yang anda sampaikan bahwaTrinitas tidak logis itu tidak benar. Mari kita kita lihat logikanya.” Setelahsaya selesai menceritakan logika Trinitas dia tetap tidak percaya. Ya memangseharusnya begitu aneh jika seorang muslim mempercayai doktrin Trinitas. Tapibahwa Trinitas tidak logis ia berhenti mempersalahkan hal tersebut.


Dua kali saya menyampaikan halini, satu kepada rekan muslim dan satu lagi kepada seorang misionaris SaksiYehova sekte Kristen yang menolak doktrin Trinitas. Ini menarik sekali sebab logika sebenarnya bukan permasalahannya.Keyakinan adalah tetap sebuah keyakinan benar atau salah adalah sebuahkeyakinan. Ini membuktikan asumsi saya bahwa orang hanya mau meyakini apa iamau yakini atau percayai. Sebaliknya saya bisa membuktikan Trinitas bukanmonotheisme. Trinitas adalah Trinitas. Namun apakah orang Kristen juga akanmenyakininya demikian? Sama juga seperti orang Islam dengan keyakinannyademikian juga orang Kristen dengan keyakinannya.


Saya sering mendengar bahwa logikamendasari keyakinan. Dalam perkembangan sains dan dunia modern termasukpengaruhnya dalam bidang metafisika teologia, kemudian seolah-olah memang benardemikian. Kenyataannya memang keyakinan dunia modern lebih mendasarkan dirinyapada rasio, dan tidak hanya itu, lebih jauh suatu kebenaran yang mendasarikeyakinan harus memiliki bukti empiris dari suatu yang dianggap sebagaikebenaran. Namun saya kuatir bahwa keyakinan lebih dari sekedar logika sepertiyang dipersoalkan manusia modern.


Bisa jadi salah satu sumber pembentukkeyakinan adalah logika, namun keyakinan jauh dalam dari pada sekedar logika. Jika logika begitu cepat menerimasuatu kebenaran dan mau berubah ketika melihat bukti kebenaran yang lain,keyakinan tidak. Keyakinan lebih mendasar menjadi suatu identitas di mana didalamnya ada termasuk ikatan emosional yang sangat kuat antara keyakinan danpemilik keyakinan tersebut. Berkeyakinan artinya bisa jadi menutup mata padakebenaran lain di luar kebenaran yang menjadi keyakinan itu, dan menganggapbahwa apa yang diyakininya sendiri adalah benar. Atau jika keyakinan itutiba-tiba menjadi salah membutuhkan proses yang lama untuk mengganti keyakinanitu menuju sebuah keyakinan yang baru atau bahkan tidak pernah sama sekali. Jadimemang sangat sulit untuk menerima kebenaran yang bersumber dari realitasmeskipun itu adalah kebenaran yang sesungguhnya.


Kemudian cara yang paling mudahuntuk menolak adalah dengan mencari alasan atau menyalahkan sesuatu agar tetapmampu berpegang teguh pada keyakinan. Saya sangat tertarik dengan konsepeskatologi kedatangan Yesus yang ke dua kali dalam kehidupan orang Kristiani,yang mana kedatangan itu tidak kunjung tiba hingga saat ini yang sudahdiramalkan atau dinanti-nanti sejak abad permulaan. Namun apakah keyakinan ituhilang? Tidak ada banyak cara untuk menjadikannya sebagai kebenaran yangaktual. Misalnya dikatakan bahwa Yesus akan datang jika semua bangsa sudahmenjadi Murid Kristus, atau ini kesalahan umat Kristen yang tidaksungguh-sungguh hidup di dunia ini atau tidak peduli pada realitas dan tetapmeyakininya sebagai kebenaran.


Baru-baru ini ada isu yangmerebak yang bersumber dari ulama di Iran, bahwa sumber dari segala bencanaalam yang terjadi di dunia kita saat ini adalah kondisi wanita yang tidak maumenutup auratnya. Ketika saya bekerja di Aceh rumor yang berkembang yangmenjadi penyebab terjadinya Tsunami adalah sekumpulan anak-anak muda yangberpesta minuman keras di pantai bersama wanita-wanita. Selain alasan-alasanini yang dijadikan pembenaran bagi sebuah keyakinan, saya juga tertarik denganritual-ritual keagamaan ini dan itu. Banyak orang beranggapan bahwa ritualsangat penting. Jika ternyata banyak ritual gagal untuk mengubah perilakumanusia menjadi lebih baik, atau pada kenyataannya banyak ritual keagamaansifatnya hanya simbolis, atau suatu tindakan yang seharusnya ujungnya adalahpemahaman spiritualitas yang murni malah berujung pada politik, kekuasaan danharta benda, nampaknya akan lebih mudah bagi pengikutnya untuk menutup mata terhadaprealitas tersebut dan meyakini apa yang ingin diyakininya adalah benar.


Jadi benar bahwa realitas danpersepsi yang dihasilkan oleh pikiran meskipun secara logika benar dan dapatditerima oleh akal namun berhadapan dengan keyakinan hal itu membutuhkan suatuproses tersendiri dialogis tersendiri. Keyakinan tidak mudah berubah kokohbagaikan batu karang. Keyakinan adalah sebuah benteng yang sangat kuat bagiseseorang. Keyakinan pelindung bagi kebenaran namun pada saat yang sama iaadalah penjara bagi kebenaran yang lahir dari sebuah realitas yangsesungguhnya. Dan banyak orang lebih senang meyakini kebenaran yang dipercayainyasaja dari pada mendengarkan kebenaran yang sesungguhnya lahir dari realitasyang ada. Ini fakta.


Namun sekali lagi, saya tidak hendakmenyalahkan pelakunya sebab ini sudah menjadi sifat dasariah dari manusia. Jadipertanyaannya bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap hal tersebut? Apakahkemudian kita membiarkan saja cara ini atau kita menyampaikan ada cara yanglebih baik. Bisa jadi saat ini saya sedang membangun sebuah jembatan yangnyatanya juga akan menjadi sebuah keyakinan baru.


Sederhananya kita adalah individuyang terbatas terlebih pemikiran. Kita menjadikan sebuah kebenaran sebagaikeyakinan dalam keterbatasan kita untuk memutuskan apa yang seharusnya menjadikeyakinan. Namun kita memutuskannya juga. Ini wajar sebab pengetahuan kitatentang suatu hal itu tidak sempurna dan selalu saja kita berusaha untukmemperbaikinya menjadi lebih baik. Artinya ini adalah sebuah pesan yanggamblang bahwa tidak ada pemahaman mutlak yang bisa kita ketahui seluruhnyaapalagi jika kita berbicara tentang kebenaran yang sangat luas. Namun hal itutidak membatasi kita untuk berkeyakinan sebab memang demikian adanya. Keyakinanmemang tidak membutuhkan kesempurnaan pemahaman akan seluruh kebenaran. Cukupsaya menyukainya dan kemudian meyakininya. Tidak masalah bagi manusia untuktinggal dalam dalam keyakinan tertentu meskipun keyakinan itu bisa jadidibuktikan salah.


Jadi ketika kita berbicara denganorang lain perihal keyakinan kita yang berseberangan dengan keyakinan oranglain, paling tidak ada dua pilihan yakni pertama) kita bisa mempertahankankeyakinan bukan sebagai isu kebenaran itu sendiri, sebab keyakinan itu tidakhanya persoalan benar atau salah. Keyakinan itu adalah sebuah identitas,keterikatan emosional yang mendalam, sebuah hubungan yang sangat dekatmencerminkan siapa diri kita yang sebenarnya. Jadi seharusnya kita bisamengatakan: “Benar atau salah ini adalah keyakinan saya.” Ini salah satu caramempertahankan keyakinan dari serangan-serangan yang memang memiliki kebenaranyang kita mau kesampingkan. Lagi pula hidup bukan hanya masalah kebenaran saja.Ada banyak hal lain di luar kebenaran yang adalah kehidupan yang sesungguhnya ada.Dalam konteks ini bahkan sebuah kebenaran menjadi delusi dan keyakinan adalahsebuah bangunan yang pasti ada.


Pilihan kedua adalah beranimelakukan perubahan pada sistem keyakinan yang kita anut, apalagi jika seseorangmenyakini keyakinan itu adalah dasar kebenaran mengapa ia memutuskan untuk kemudianmempercayainya. Ini fundamental. Jadi jika kebenaran itu tidak lagi benar apalandasan baginya kemudian untuk berkeyakinan pada konsep kebenaran tersebut? Tentutidak ada lagi. Kita harus merubah keyakinan itu demi kebenaran, sehinggamenjadi keyakinan yang lebih memenuhi kaidah kebenaran di dalam diri kita.


Ini masih bisa menjadi sebuahperdebatan yang panjang!

 

(Amos Adi/Bandung/22/11/2010/7/48pm)

 

 

 

 

 

 

 

 


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

20 Comments

Reply amos
9:02 AM on November 22, 2010 
ayo sapa berani berkebenaran atau baru sampe taraf berkeyakinan?
Reply JamosTurgy
1:39 PM on May 31, 2021 
With thanks. An abundance of data.
https://topessaywritingbase.com/
Reply JamosTurgy
7:41 PM on June 3, 2021 
Really a good deal of excellent material!
https://theessayswriters.com/
transfer college essay
custom writings
college essay on diversity
resume writing services
what to write about in college essay
thesis writing help
essay proofreading services
dissertation
writing numbers in essays
argumentative essay
a college essay
do my homework
citing website in essay
https://kehillathisrael.webs.com/apps/guestbook/
Reply JamosTurgy
5:52 AM on June 7, 2021 
Factor clearly considered.!
canada drugs online pharmacy
https://zrodfects.webs.com/apps/guestbook/
Reply JamosTurgy
3:12 AM on June 9, 2021 
Nicely put. Many thanks!
https://theessayswriters.com/
need help writing an essay
https://topessayservicescloud.com/
writing expository essay
https://dissertationwritingtops.com/
writing the persuasive essay
https://theessayswriters.com/
how to write a good reflective essay
https://swc-kyrgalaar-vhett.webs.com/apps/guestbook/
Reply JamosTurgy
5:01 AM on June 10, 2021 
You actually said this perfectly!
https://ouressays.com/
please write my essay
https://topessaywritinglist.com/
what is the best custom essay site
https://homeworkcourseworkhelps.com/
university of maryland college essay
https://homeworkcourseworkhelps.com/
what to write about in college essay
https://kuyamucommunitydevelopmentassociation.webs.com/apps/guest
book/
Reply JamosTurgy
5:58 AM on June 11, 2021 
You stated this well!
https://bestessayseducationusa.com/
how to write a introduction paragraph for an essay
https://service-essay.com/
guidelines for writing an essay
https://discountedessays.com/
mba essay writing services
https://dissertationwritingtops.com/
cheap essay writing service
https://mcclellanleth4.webs.com/apps/blog/show/49218250-resiko-da
lam-taruhan-judi-bola
Reply JamosTurgy
8:17 AM on June 12, 2021 
Position well utilized!.
https://quality-essays.com/
writing a personal essay
https://theessayswriters.com/
us based essay writing service
https://bestessayscloud.com/
boston college essay
https://essayextra.com/
colleges that dont require essays
https://nadeemqureshi498a.webs.com/apps/guestbook/
Reply JamosTurgy
4:40 AM on June 14, 2021 
Position very well regarded!.
http://www.newadcenter.com/click.php?a=101&x=TVRNd05EYzBPREUwTVMw
Mk5pNHlORGt1TnpFdU1qVXg=&z=20&c=1&adurl=322717&url=https://cadmed
-bb.com http://www.swarganga.org/redirect.php?url=https://cadmed-bb.com https://www.recklinghausen.de/inhalte/startseite/ruhrfestspiele_k
ultur/musik_und_theater/musik__choere_und_vereine/index.asp?db=17
&form=RedirectAction&redirecturl=https://cadmed-bb.com https://maps.google.kg/url?q=https://cadmed-bb.com http://www.nozokinakamuraya.com/index.php?sbs=11679-1-140&page=ht
tps://cadmed-bb.com
Reply JamosTurgy
8:09 PM on July 10, 2021 
Many thanks. A good amount of facts!
http://champa.com/__media__/js/netsoltrademark.php?d=essayhelp-us
a.com/writing/76-phd-dress-writing-services-high.html
http://wattglobal.media/__media__/js/netsoltrademark.php?d=topess
aywritingbase.com/paper/348-pay-someone-to-write-their.html
http://alanza.net/__media__/js/netsoltrademark.php?d=bestessaysed
ucationusa.com/essay/84-help-me-to-do-my.html
http://bostemptankless.com/__media__/js/netsoltrademark.php?d=top
essayservicescloud.com/paper/862-how-do-i-buy-a-research.html
http://concoursontheavenue.org/__media__/js/netsoltrademark.php?d
=bestessayscloud.com/writing/990-seo-copywriting-services-top-ess
ay.html
http://iposresearch.biz/__media__/js/netsoltrademark.php?d=topess
aywritingbase.com/paper/817-write-my-paper-apa-style.html
http://tabletchemist.com/__media__/js/netsoltrademark.php?d=beste
ssayseducationusa.com/paper/573-research-papers-buy-cheap-excelle
nt.html
https://swc-ire.webs.com/apps/guestbook/
Reply JamosTurgy
2:23 AM on August 7, 2021